, Strategi Hedging Forex Paling Populer

Strategi Hedging Forex Paling Populer

Strategi perdagangan paling populer untuk lindung nilai terjadi melalui derivatif: opsi, swap, futures, dan futures. Dasarnya dapat berupa : saham, obligasi, komoditas, mata uang, indeks, atau suku bunga.

Anda dapat menerapkan keduanya dalam jangka panjang (jika menurut Anda harga aset akan meningkat di masa mendatang).

  1. LINDUNG NILAI LANGSUNG, 100% ATAU CAKUPAN PENUH

Juga dikenal sebagai “strategi hedging untuk membekukan posisi”, ini adalah praktik paling sederhana dan banyak digunakan di Forex.

Contoh : Anda membeli 2 lot pasangan EUR / USD dan Anda mengatasinya dengan membeli lawannya dalam jumlah yang sama = 2 lot USD / EUR. Dengan kata lain, Anda beroperasi di pasar yang sama dan dengan aset dasar yang sama tetapi dalam arah yang berlawanan.

Meskipun, seperti yang telah kita lihat, hedging lebih difokuskan pada pengurangan kerugian, ada juga teknik yang berusaha menghasilkan keuntungan dari roll over antar broker (suku bunga).

Di sini idenya adalah Anda membuka posisi dengan broker yang mengenakan biaya roll overs tinggi di malam hari dan posisi sebaliknya di broker bebas bunga lain dan tidak membebankan komisi. Seperti yang Anda lihat, meskipun mendapat keuntungan dari bunga, Anda harus membayar 2 spread di dua broker berbeda dan ini bisa sangat mahal.

  1. HEDGING DENGAN INSTRUMEN BERKORELASI

Ini hampir sama seperti dalam kasus sebelumnya, untuk mengurangi kerugian investasi utama Anda dengan investasi sekunder yang bergerak ke arah sebaliknya .

Namun, praktik ini dapat diterapkan dengan semua jenis instrumen dan underlying, selama keduanya sangat terkait satu sama lain : pasangan berbeda dalam Forex, antara sekuritas, antara Forex dan saham, Forex dan opsi, komoditas, dll. .

Dalam konteks ini, Anda akan menemukan banyak strategi tergantung pada korelasi instrumen yang Anda buat.

Silahkan Baca Juga :  5 Cara Menghasilkan Uang Di Instagram

Contoh : korelasi antara pasangan mata uang yang berbeda (Forex).

Anda dapat melakukan lindung nilai investasi Anda dengan membuka posisi lain dengan pasangan mata uang terkait lainnya dan dalam proporsi yang berbeda, selama korelasinya masuk akal: 1 GBP / USD, bukan 2 + 1 lot USDCAD, dll.

Contoh: korelasi antara mata uang dan komoditas.

Dalam hal ini korelasi dibangun antara berbagai jenis aset.

Secara umum diketahui bahwa Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD. Artinya, saat dolar naik, emas turun dan sebaliknya.

Kemudian dalam kasus ini Anda dapat menutupi kerugian dolar dengan komoditas : jika posisi Anda dalam USD turun, Anda dapat membeli emas untuk mengimbangi sebagian kerugian.

  1. HEDGING DENGAN NILAI PERLINDUNGAN

Instrumen keuangan yang cenderung mempertahankan nilai relatif stabilnya di pasar bahkan di saat krisis dikenal dengan nama “safe havens” .

Ini tidak berarti bahwa berinvestasi di dalamnya sebagai lindung nilai secara otomatis akan menguntungkan Anda. Anda harus menganalisis semua faktor dan membuat strategi yang terdokumentasi dengan baik. Namun, Anda dapat menjadikannya sebagai referensi klasik saat melakukan lindung nilai.

Secara historis, emas adalah nilai par excellence yang aman , karena selalu menjadi aset referensi pemerintah dan pasar. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa, seperti yang telah kita lihat sebelumnya, ketika USD jatuh, emas naik karena ketidakpercayaan terhadap mata uang meningkat dan oleh karena itu tidak ada pilihan selain mengandalkan emas sebagai patokan.

Di sisi lain, dalam Forex, franc Swiss dianggap sebagai aset yang aman , mengingat stabilitas dan profitabilitas negara tersebut. Sementara di pasar ekuitas, aset perusahaan besar milik layanan publik, layanan dasar (seperti makanan) dan kesehatan (seperti obat-obatan) sering dianggap “safe havens”.

  1. DIVERSIFIKASI INVESTASI

Percaya atau tidak, strategi yang kami sebutkan di atas bukanlah satu-satunya metode penerapan hedging, melainkan hedging yang Anda lakukan saat membuat portofolio yang terdiversifikasi.

Silahkan Baca Juga :  Tips Trading Forex Dengan Modal Kecil

Ide dasarnya sama, mengatasi kerugian, sehingga jika sebuah investasi merugi besar, Anda tidak kehilangan semua uang Anda.

 

Pro Dan Kontra Dari Hedging

  • Hedging memungkinkan untuk mengurangi kerugian.
  • Hedging bisa menggantikan stop loss, jadi Anda tidak perlu keluar dari pasar jika posisi terdepan Anda kalah.
  • Pedagang menengah dapat memanfaatkan strategi lindung nilai yang lebih sederhana.
  • Kebanyakan broker memiliki layanan ini.
  • Hedging tidak gratis. Biayanya lebih banyak karena Anda membuka lebih banyak posisi dan Anda harus membayar lebih banyak spread.
  • Uang jarang dihasilkan dari strategi ini karena lebih dipikirkan dengan baik untuk mengurangi potensi kerugian.
  • Selain mengurangi kerugian, lindung nilai juga mengurangi potensi keuntungan.
  • Karena kesulitan mereka dalam menilai parameter yang berbeda, strategi hedging yang paling rumit ditujukan untuk trader ahli.


Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan membagikan postingan ini jika bermanfaat, Trims 😉😘😍

Tinggalkan komentar