, Cara Komplit Mempercepat Loading Blog WordPress

Cara Komplit Mempercepat Loading Blog WordPress

Tidak dapat disangkal lagi bahwa kecepatan loading blog WordPress akan mempengaruhi SEO (Search Engine Optimization) website kita. Terutama, pengunjung tidak akan pernah kembali ke situs yang lambat, dan akan segera meninggalkannya ketika loading melebihi 20 detik.

 

Mengapa Kecepatan Situs WordPress Penting?

Disaat seseorang baru pertama kali masuk ke situs Anda, hanya ada beberapa detik saja untuk menarik perhatian mereka. Jika kesan pertama situs Anda “Lambat”, maka pengunjung tersebut “tidak akan pernah” kembali lagi.

Selain itu, kecepatan loading website juga menjadi salah satu faktor kunci untuk meningkatkan peringkat di Google Search. Google tentu saja akan memprioritaskan kata kunci kepada situs yang paling cepat di load.

 

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress

Ada beberapa point dasar penting yang menentukan kecepatan blog wordpress kita :

  • Pilih Hosting Yang Cepat Dan Handal

Banyak penyedia hosting yang menawarkan storage “Unlimited” namun disertai dengan kekurangan pointing yang lambat. Karena itu, silahkan due diligence sendiri dengan membandingkan penawaran mereka, kecepatan, serta uptime server.

  • Tema Yang Solid Dan Mobile Friendly

Dalam memilih tema, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  • Tentu saja yang bisa menarik pengunjung, enak dipandang sehingga pengunjung betah bereksplorasi didalamnya.
  • Hindari tema yang memiliki fungsi terlalu banyak, misalnya : fungsi news flash, dll.
  • Matikan Preloader (jika ada). Menurut pengalaman saya, beberapa preloader memang membantu memperindah tampilan, namun pada smartphone lawas, itu justru membuat situs hang.

Setelah mengetahui 2 point terpenting, mari kita lanjutkan dengan tweak wordpress untuk mempercepat loading blog kita.

Untuk tema terbaik dengan ukuran instalasi pertama tekecil adalah GeneratePressTema ini berbayar sekitar $45 per tahun, namun saya menggunakan versi gratis dengan sedikit perintah CSS Tambahan (CSS Custom) untuk mendapatkan tampilan yang saya inginkan. 

 

  1. Kurangi Plugin Yang Tidak Perlu

Beberapa plugin memang berguna, tapi itu juga menambah beban untuk website kita. Secara pribadi, saya hanya menggunakan 2 plugin optimizer (yang akan kita bahas di bawah). Usahakan untuk menggunakan plugin maximal 3 untuk proses front-end kita (bukan plugin seperti TinyCME editor, dll).

Silahkan Baca Juga :  Satu Cara Termudah Download Video Di Facebook Untuk Semua Perangkat Anda

 

  1. Minify / Combine JS CSS – Kurangi Request HTTP

Setelah mengobrak-abrik dan bereksperimen dengan berbagai plugin, akhirnya kesimpulan saya jatuh pada Autoptimize.

Autoptimize adalah plugin mempercepat loading blog dengan cara menggabungkan file Js dan Css, kemudian me-minify file tersebut sehingga ukurannya menjadi lebih kecil. 

Dengan plugin ini, Anda bisa menggabungkan file Js dan Css, kemudian mengkompresinya untuk mengurangi HTTP Requests di situs Anda.

, Cara Komplit Mempercepat Loading Blog WordPress

Bisa dilihat bahwa untuk Homepage situs calprut.com, hanya ada 10 request HTTP yang terjadi, sehingga loading bisa maksimal.

 

  1. Jangan Gunakan Plugin Caching Yang Tidak Diperlukan

Caching memang diperlukan, tapi Caching yang berlebihan dan tidak terarah justru akan membuat loading wordpress menjadi kacau.

Pada Intinya, Caching juga akan memberikan beban tambahan terhadap “proses”, sehingga akan lebih baik menggunakan Caching bawaan WordPress saja.

Atau, sebagai rekomendasi, saya menggukan WP Super Cache, yang menurut saya mampu untuk menyajikan HTML statis dengan cepat. Terutama, ada fitur preload, sehingga kita tidak perlu menunggu visitor pertama untuk caching HTML.

 

  1. Optimalkan Semua Gambar

Ada 2 plugin yang saya gunakan untuk mengoptimalkan semua gambar di situs saya.

  • Smush

Smush adalah salah satu plugin untuk mempercepat loading blog dengan mengkompressi gambar.

Dari pengalaman saya, setting standar dari plugin ini memang sudah cukup bagus. Tapi, saya melakukan sedikit Tweak dengan mengurangi resolusi gambar yang menurut saya sudah cukup baik, yaitu 800 x 600.

Dengan resize gambar, hampir 50% dari ukuran gambar bisa di hemat. Tentu saja tujuan lainnya adalah agar website lebih mobile-friendly.

  • Webp Express

Cara mempercepat loading blog wordpress dengan plugin yang menurut saya paling ampuh adalah dengan menggunakan Webp Express.

Silahkan Baca Juga :  Cara Download Video YouTube Termudah

Apa Itu Webp?

Webp adalah format gambar yang menggunakan 2 kompressi (lossy / lossless) yang baru-baru ini dikembangkan oleh Google.

Sederhananya, Webp merupakan format yang bisa menurunkan kualitas gambar dan ukurannya sesuai setting yang kita inginkan.

Jadi, skenario yang saya gunakan disini adalah :

Ketika browser support dengan Webp, maka situs akan menyediakan gambar yang berformat Webp, dengan kualitas gambar hanya 55%-nya. Ini bisa menghemat ukuran gambar hingga lebih dari 60%.

Ketika browser tidak support dengan Webp, maka situs bisa menyediakan gambar dengan format standard yang sudah dibatasi dengan ukuran 800 x 600.

 

  1. Optimalkan Beranda Blog WordPress Anda

Terlalu banyak widgets, linking, dan berbagai komponen dapat menambah request dan juga loading time. Karena itu, usahakan untuk menggunakan widget dan fitur tema yang benar-benar berguna untuk para pengunjung.

 

  1. Optimalkan Database WordPress Anda

Anda bisa menggunakan plugin Wp-Optimize atau saya lebih menyarankan untuk menggunakan plugin WP-DBManager.

WP-DBManager bisa kita setting dengan mudah untuk penjadwalan optimasi, repair, dan backup, sehingga kita tidak perlu melakukan optimasi secara manual.

 

Cara mempercepat loading blog dengan script

Ada beberapa Script mempercepat loading blog yang sudah terbukti memberikan efek positif kepada situs kita. Beberapa diantaranya adalah :

 

  1. Matikan Hotlinking Untuk Mencegah Pencurian Bandwidth

Hotlinking juga dikenal dengan pencurian bandwidth karena ketika seseorang menempatkan link gambar Anda ditempat lain, maka beban server akan semakin tinggi.

Untuk mencegahnya, silahkan tempatkan kode ini di file .htaccess Anda :

# Disable Hotlinking

RewriteEngine on

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www.)?calprut.com[NC]

RewriteRule .(jpg|jpeg|png|gif|webp)$ – [NC,F,L]

# End of Disable Hotlinking

 

  1. Hidupkan Fitur HTTP Keep-Alive

Normalnya, 1 request port akan ditutup ketika request selesai di proses. Bayangkan jika situs kita memiliki 100+ requests, tentu saja akan memakan banyak waktu. Karena itu, fitur “Keep-Alive” diperlukan.

Silahkan Baca Juga :  Satu Cara Termudah Download Video Di Facebook Untuk Semua Perangkat Anda

Keep-Alive memastikan port tidak ditutup sampai seluruh requests diselesaikan.

Untuk mengaktifkannya, silahkan edit .htaccess Anda, kemudian pastekan kode berikut ini :

# Keep Alive

Header set Connection keep-alive

# End of Keep Alive

Sebelum mengaktifkan, silahkan cek terlebih dahulu status koneksi Anda melalui GTmetrix, atau Pingdom Tools. Jika sudah aktif, tidak perlu menambahkan kode diatas.

 

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress Termudah

Sebenarnya, ada 1 cara mudah untuk mempercepat situs WordPress Anda tanpa melakukan berbagai hal ribet diatas. Caranya adalah, Anda bisa menggunakan hosting dengan konsep CDN.

Apa Itu CDN?

CDN (Content Delivery Network) adalah server khusus yang akan menghosting file-file statis di situs Anda (seperti : Css, Js, Html, Gambar, dll), dan menyediakan akses kepada pengunjung melalui server terdekat.

Pada umumnya, provider CDN memiliki akses secara global, sehingga dimanapun pengunjung berasal, maka file situs wordpress Anda akan disajikan dari server terdekat. Efeknya, tentu saja loading time bisa dipangkas drastis.

Namun, CDN umumnya mematok harga yang cukup mahal, mulai dari $20 per bulan.

Nama-nama CDN yang cukup terkenal adalah StackPath, KeyCDN, Sucuri, CloudFlare, dan Amazon CloudFront.

Untuk latihan penerapan, Anda bisa menggunakan fitur gratis dari CloudFlare, meskipun kecepatannya hanya separuh dari premium.

Catatan : fitur CDN gratis tidak support dengan minify dan combine untuk file Js dan Css.

 

Sampai disini dulu, jika Ada pertanyaan, silahkan tinggalkan di kolom komentar.



Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan membagikan postingan ini jika bermanfaat, Trims 😉😘😍

Tinggalkan komentar