, Bagaimana Cara Berinvestasi Di Forex? – Hal Yang Harus Diperhatikan

Bagaimana Cara Berinvestasi Di Forex? – Hal Yang Harus Diperhatikan

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan ketika berinvestasi di pasar Forex :

  • Hanya Gunakan Pialang Forex Yang Berkualitas

Pilih  pialang teregulasi dengan jaminan yang menjamin kemandirian setoran, yang menawarkan layanan yang baik kepada pedagang dan yang tidak mengambil posisi berlawanan untuk merugikan klien mereka.

  • Berapa Banyak Uang Untuk Diinvestasikan?

Jawabannya akan tergantung pada likuiditas trader. Saat ini Anda dapat membuka akun perdagangan forex dari  $5 (meskipun ini lebih representatif: Anda tidak dapat membeli apa pun dengan setoran kecil). Pialang lain mengizinkan Anda berinvestasi mulai $100 atau $250.

Bagaimanapun, Anda harus selalu berdagang dengan jumlah yang dapat dikeluarkan yang tidak memengaruhi keuangan pribadi  karena pedagang dapat kehilangan seluruh investasi kapan saja. Banyak broker merekomendasikan setoran awal rata-rata lebih dari $1.000 – $1.500.

  • Kapan Mulai Berinvestasi Di Forex?

Hanya pedagang yang merasa percaya diri dan telah mempertimbangkan strategi investasi, yang boleh mulai berinvestasi dengan uang sungguhan. Untuk melakukan ini, Anda tidak hanya harus memahami pengoperasian pasar forex (leverage, spread, pip, forward, swap, dll.), Tetapi juga belajar menangani fungsionalitas platform trading (order, analisis, grafik, dll.). Anda disarankan untuk membuka akun demo gratis (dengan uang fiktif) untuk mendapatkan kemudahan dan pengalaman.

  • Tidak Ada Salahnya Menggunakan Sinyal Forex

Anda bisa mendengarkan para ahli (tanpa percaya membabi buta) dan, bahkan tanpa investasi, menarik untuk mengikuti prediksi mereka untuk mengetahui apakah prediksinya menjadi kenyataan atau tidak. Ini memberikan petunjuk tentang fungsi pasar forex dan mempersiapkan pedagang untuk mempercayai atau tidak mempercayai sinyal untuk transaksi di masa depan.

  • Mata Uang Apa Yang Akan Diinvestasikan

Ini sebagian besar tergantung pada keadaan pasar forex saat ini. Namun, disarankan untuk tidak memulai dengan mata uang yang sangat eksotis yang tidak menawarkan informasi tentang stabilitas nilainya atau datanya tidak jelas (ini menyiratkan risiko yang lebih besar).

  • Diversifikasi

Aturan emas, tidak hanya di Forex, tetapi untuk semua investasi secara umum. Jangan pernah mempertaruhkan seluruh investasi pada satu transaksi. Oleh karena itu, portofolio investasi harus selalu terdiversifikasi dan memiliki beberapa front terbuka.

  • Jangan Gunakan Leverage Tinggi

Perdagangan dengan tingkat leverage yang tinggi berarti kerugian yang lebih besar atau total daripada yang diinvestasikan jika transaksi tidak menguntungkan.

  • Selalu Up To Date Dengan?

Berita ekonomi, teknologi dan politik. Pasar forex terus bergerak dan tidak mendapatkan informasi yang baik dapat menyebabkan transaksi yang tidak menguntungkan.

Silahkan Baca Juga :  5 Alasan Membuat Cantuman Lokal Google My Business

Instrumen Apa Yang Harus Dipilih Di Pasar Forex?

Seperti aset lainnya, investor dapat memperoleh mata uang dengan memperdagangkan instrumen keuangan yang berbeda . Instrumen keuangan adalah kontrak yang memunculkan aset keuangan yang pada gilirannya dapat diperdagangkan di pasar. Dengan berinvestasi di Forex, kita dapat berdagang dengan instrumen tunai (mata uang spot) atau dengan instrumen derivatif (opsi atau waran, futures, swap, Forward dan ETF): 

  • Mata uang spot (dikenal sebagai pasar spot)

Dalam jenis perdagangan ini, aset (dalam kasus kami mata uang ) yang dibeli atau dijual oleh investor dikirimkan segera dan diperdagangkan sesuai dengan nilai pasar mereka saat ini . Umumnya, harga aset ditetapkan saat kontrak ditetapkan dan, mulai saat ini, biasanya membutuhkan dua hari kerja hingga mata uang dikirimkan (ini karena, sebagai pasar dunia, zona waktu yang berbeda harus disinkronkan).

Transaksi ini dilakukan di pasar OTC (Over the Counter, artinya : negosiasi over the counter), di mana para pihak menyetujui secara langsung kondisi kontrak dan tidak ada pengawas yang mengatur operasi (seperti halnya dengan pasar yang terorganisir: bursa).

  • Instrumen Derivatif

Istilah “derivatif” digunakan karena instrumen ini tidak memiliki nilai fisik di dalamnya, tetapi didasarkan pada aset lain (mata uang, saham, bahan mentah, dll.) Untuk diperdagangkan dan dari mana “diturunkan” harganya.



Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan membagikan postingan ini jika bermanfaat, Trims 😉😘😍

Tinggalkan komentar