, 6 Cara Menghindari Margin Call

6 Cara Menghindari Margin Call

Pada artikel kali ini kita Akan sharing tentang bagaimana cara menghindari margin call.

  1. Trading Pada Mata Uang Mayor Currency

Cara yang pertama adalah ketika trading Gunakan selalu pasangan mata uang dari Mayor currency.

 Jadi pasangan mata uang itu ada banyak ya dan dikelompokkan dalam beberapa kategori yang pertama itu adalah Mayor currency, minor currency dan ada juga exotic currency.

Kalau temen-temen masih belajar dalam trading teman-teman gunakan pasangan mata uang mayor currency. contoh dari pasangan mata uang Mayor currency adalah EUUSD, GBPUSD, USDJPY dan masih ada banyak lagi mata uang mata uang dari Mayor currency.

Intinya Mayor currency merupakan pasangan mata uang yang paling sering digunakan untuk trading. Alasannya karena pasangan mata uang mayor currency memiliki spread yang rendah. Semakin rendah spreadnya, maka uang yang kita keluarkan akan semakin sedikit.

Dengan semakin sedikit uang yang kita keluarkan maka keuntungan yang kita dapatkan akan semakin banyak dan tentunya kita akan lebih terhindar dari margin call.

  1. Lakukan Hedging

Kemudian cara yang kedua yaitu lakukan hedging.  hedging bisa dilakukan ketika anda benear-benar Kepepet yang mengakibatkan kita mengalami kerugian yang tinggi atau floating yang tinggi. Maka untuk menyelamatkannya kita bisa melakukan hedging.

hedging merupakan Open posisi disatu pasangan mata uang secara dua arah, artinya misalnya anda Open posisi buy dan sell secara bersamaan di pasangan mata uang yang sama.

Ketika kita melakukan heading maka otomatis kerugian yang kita alami akan berhenti, walaupun pergerakan mata uang tetap berjalan naik turun tapi kerugian kita tetap berhenti karena ketika kita mengambil posisi buy dan sel pada volume yang sama pada satu pasangan mata uang yang sama.

  1. Perhatikan Equity

Kemudian cara yang ketiga perhatikan equity. Equity merupakan total dari modal yang anda miliki kemudian dikurangi Open posisi.

Silahkan Baca Juga :  Rahasia Untuk Menemukan Ide Bisnis Yang Hebat

Kalau open posisinya rugi itu dikurangi  equity nya, Tapi kalau Posisinya itu profit maka akan ditambah. Jadi Anda bisa memperhatikan equity ini Ketika anda trading.

Ketika equitynya mulai menipis maka anda bisa membatasi open posisi anda atau bahkan anda bisa Cut loss posisi anda supaya equity anda tidak terlalu tipis, karena ketika equity jumlahnya tinggal sedikit, maka anda harus waspada dengan margin call yang akan anda alami.

  1. Perhatikan Margin Bebas

Selain equity, Anda juga harus memperhatikan margin bebas nya. karena margin bebas ini adalah modal yang tidak masuk ke market. Sebaiknya hati-hati jangan sampai margin bebas posisinya negatif, karena kalau sudah negatif tentunya hal ini sangat mendekati margin call, jadi tetap perhatikan equity dan juga margin bebasnya.

  1. Kendalikan Emosi

kemudian yang keempat adalah kendalikan emosi. Emosi sangat berpengaruh dalam trading forex, karena kalau anda trading dan tidak mamlu mengontrol emosi, maka trading yang anda lakukan akan menjadi kacau.

Kalau anda mengalami kerugian saja sebenarnya tidak masalah, karena yang namanya trading pasti akan mengalami kerugian.

Tapi respon emosi kita yang yang menentukan apakah trading anda sukses atau tidak. Kalau emosi anda negatif, Maka hasilnya juga negatif juga. Tapi kalau kita trading dengan tanpa melibatkan emosi sama sekali dan kita trading mengikuti jalur yang sudah kita buat sendiri, maka bisa dipastikan bahwa anda akan sukses.

Mengendalikan emosi sangat penting karena ketika kita trading tanpa emosi, maka saat mengalami kerugian kita tidak mudah panik dan juga bisa menghindarkan kita dari over transaksi trading.

  1. Terapkan Management Resiko

Selanjutnya cara yang kelima gunakan manajemen resiko. Trading bukan cuma kita jual beli pasangan mata uang asing saja, tapi lebih ke kita memanage resiko.

Silahkan Baca Juga :  6 Game Penghasil Uang, TERBUKTI!

kita bisa mendapatkan keuntungan berapa saja di trading, tapi seiring dengan besarnya keuntungan yang bisa kita dapatkan, resiko yang kita tanggung juga semakin besar.

Makanya manajemen resiko ini sangat penting sekali untuk membatasi seberapa besar kerugian yang anda bisa tanggung, dengan memiliki aturan-aturan dalam pembatasan resiko ini. Maka ketika anda trading anda tetap dalam jalur yang benar.

Dalam mengatur batasan resiko anda perlu mengatur berapa besar volume transaksi yang anda lakukan, Berapa besar uang yang anda keluarkan, dan anda perlu memperhatikan instrumen-instrumen trading yang salah satu contoh nyata adalah equity dan margin bebas.



Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan membagikan postingan ini jika bermanfaat, Trims 😉😘😍

Tinggalkan komentar