, 2 Berita Penting Di Forex Yang Wajib Diwaspadai Trader

2 Berita Penting Di Forex Yang Wajib Diwaspadai Trader

Bagi para investor analisis maupun trader memperhatikan dinamika ekonomi dan politik menjadi aktivitas yang sangat penting yang dapat meningkatkan peluang portofolio trading dalam forex.

Di artikel kali ini saya akan sharing tentang berita fundamental data ekonomi yang sangat berpengaruh pada pasar Forex.

Yang akan kita bahas adalah data dari Ketenagakerjaan, data ini sangat penting karena dari data ini menjadi asal muasal dari kenaikan suku bunga sebuah negara.

Seperti contohnya adalah Amerika Serikat, naik turunnya kondisi tenaga kerja di AS sangat mempengaruhi bagi segala aspek kehidupan mulai dari laju pertumbuhan ekonomi, sampai dengan inflasi yang akan membuat bank sentral untuk melakukan kebijakan moneternya dalam menaikkan atau menurunkan suku bunga, dan diterbitkan oleh Kementerian tenaga kerja AS setiap sebulan sekali pada minggu pertama di hari Jumat.

Salah satu data yang sangat penting adalah NFP dan unemployment rate. Nah bagi kalian yang belum paham tentang berita NFP dan Unemployment rate, berikut ulasannya.

  1. NFP

 Non Farm payroll ini adalah adalah  data penerima upah pekerja di luar dari sektor pertanian.

Karena di sektor pertanian mempunyai jumlah tenaga kerja yang jarang berubah, jadi tidak bisa dipakai sebagai patokan untuk melakukan kebijakan ekonomi.

Berita NFP ini sangat berpengaruh sekali terhadap PDB atau produk domestik bruto dan sangat ditunggu-tunggu sekali baik oleh investor maupun oleh trader, logika yang bisa dilakukan ketika data ini dirilis yaitu bila datanya membaik maka otomatis daya beli masyarakat juga akan meningkat, data personal income dan data personal spending juga ikut meningkat.

Jika konsumsi meningkat maka otomatis barang-barang di toko kelontong dan di toko ritel juga akan meningkat penjualannya, dan persediaan di toko ritel dan toko kelontong ini akan berkurang sehingga pesanan ke pabrik akan meningkat atau data durability order akan meningkat.

Silahkan Baca Juga :  7 Sifat Yang Dibutuhkan Setiap Pemimpin Bisnis yang Sukses

Bila pesanan meningkat maka pesanan di pabrik juga akan meningkat dan data PMI Manufacturing akan meningkat juga.

Kalau pesanan di pabrik meningkat maka pabrik ini akan membutuhkan produk bahan baku dan juga bahan bakar.

Kalau produk bahan baku dan bahan bakarnya mengalami kelangkaan, di sini akan terjadi kenaikan harga pada produk jadi. Nah ketika terjadi kenaikan harga ini itu merupakan salah satu penyebab dari inflasi.

ini juga disebabkan oleh banyaknya uang yang beredar di masyarakat, dan ketika uang yang beredar di masyarakat itu tinggi maka ini membahayakan bagi bank sentral dalam melakukan penanggulangan terhadap ancaman Resesi.

Oleh karena itu ketika terjadi kondisi seperti ini bank sentral akan membuat kebijakan moneternya dengan cara pengetatan kebijakan moneter atau menaikkan suku bunganya, yang dilakukan melalui rapat seperti fomc meeting.

Tapi kadang-kadang Bank Sentral juga tidak memberikan sinyal secara tiba-tiba begitu saj.  Tujuan dari menaikkan suku bunga untuk menarik dana dana yang berada di luar dari bank sentral.

Selain itu, ketika data nfp itu bagus maka di sektor properti juga ikut naik, karena ketika upah meningkat maka banyak yang membeli properti baik itu properti baru maupun properti bekas. Di samping itu kegiatan perbankan juga naik karena banyak juga yang melakukan kredit Perumahan

Data nfp ini sangat besar sekali pengaruhnya sehingga banyak investor dan trader lebih memperhatikan data nfp ini daripada data yang lainnya.

  1. Unemployment Rate

Unemployment Rate atau tingkat pengangguran juga sangat penting, karena ini merupakan salah satu indikator makro ekonomi dari pengangguran di suatu negara.

Pengangguran karena adanya angkatan kerja baru seperti orang yang baru lulus kuliah atau orang yang baru lulus sekolah atau orang yang baru pindah pekerjaan atau bahkan orang yang baru di pecat.

Silahkan Baca Juga :  Jenis-Jenis Dari Akun Trading Forex

Kemudian ada Pengangguran struktural adalah pengangguran yang terjadi karena perubahan permintaan dan penawaran tenaga kerja.

Asumsi yang pertama ketika data itu dirilis naik dari data sebelumnya, maka kondisi tenaga kerja di sebuah negara tersebut akan membawa masalah baik dampak terhadap ekonomi maupun situasi keamanan yang berpotensi untuk membuat kondisi tidak kondusif.

Pemerintah sebagai pengatur kebijakan fiskal ini akan terbebani dengan kenaikan pengangguran tenaga kerja ini, jadi pemerintah harus menyediakan dana untuk menciptakan pekerjaan atau memberikan modal supaya mereka dapat memenuhi kebutuhannya. Untuk bisa membangun bisnis atau membuat toko kelontong, Jadi mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Bank Sentral sebagai pembuat kebijakan di bidang moneter akan melakukan penurunan suku bunga atau melonggarkan moneternya. Sehingga bunga kredit investasi akan turun dan nilai mata uangnya juga akan turun dan ini sangat bagus sekali untuk investor baik di dalam maupun luar negeri.

Tujuan utama bank adalah untuk meningkatkan usaha di dalam negeri sehingga kegiatan investasi akan meningkat dan ekonomi juga akan ikut meningkat.



Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan membagikan postingan ini jika bermanfaat, Trims 😉😘😍

Tinggalkan komentar